Garuda Wisnu Kencana (GWK) adalah salah satu ikon wisata Bali yang tidak boleh di lewatkan. Patung GWK yang megah merupakan karya dari seniman kondang Bali, Nyoman Nuarta. Dibangun di atas lahan seluas 60 hektar, patung ini punya tinggi 121 meter dan menjadi salah satu patung tertinggi di dunia. Patung ini menampilkan Dewa Wisnu yang menunggangi Garuda, burung mitologis yang menjadi simbol kebajikan dan keberanian di dalam budaya Hindu.

Selain menikmati keindahan patung GWK, terkandung banyak area wisata menarik di sekitarnya yang dapat kamu jelajahi. Dari pantai yang mempesona hingga pura yang sakral, tersebut adalah 10 anjuran wisata lebih kurang GWK yang harus kamu kunjungi.

Wisata Sekitar Garuda Wisnu Kencana (GWK)

1. Pantai Pandawa

Pantai Pandawa kondang bersama dengan pasir putihnya yang halus dan air lautnya yang jernih. Terletak lebih kurang 20 menit dari kompleks GWK, pantai ini menawarkan pemandangan yang indah dan cocok untuk beraneka kesibukan seperti berenang dan snorkeling. Di selama pantai, terkandung patung-patung Pandawa Lima yang menjadi kekuatan tarik tersendiri.

Fasilitas di pantai ini juga lengkap, mulai dari area parkir yang luas, warung makan, hingga penyewaan peralatan snorkeling. Pantai Pandawa juga kerap di gunakan untuk upacara kebiasaan dan pertunjukan tari tradisional, sehingga menambahkan pengalaman budaya yang kaya bagi para pengunjung.

Harga tiket masuk Pantai Pandawa adalah lebih kurang Rp8.000 untuk wisatawan lokal dan Rp15.000 untuk wisatawan asing.

2. Desa Adat Penglipuran

Desa Adat Penglipuran merupakan desa kebiasaan yang tetap menjaga budaya dan arsitektur tradisional Bali. Terletak lebih kurang 45 menit dari GWK, desa ini di kenal bersama dengan suasana yang tenang dan asri. Rumah-rumah di Penglipuran di bangun bersama dengan style arsitektur Bali klasik, dan jalur desa yang bersih dan juga tertib menambahkan kesan yang terlalu rapi.

Di sini, kamu dapat belajar perihal kehidupan penduduk Bali yang tetap memegang teguh tradisi mereka. Selain itu, Penglipuran juga punya hutan bambu yang indah dan kerap di gunakan sebagai lokasi foto pre-wedding. Berjalan-jalan di desa ini bakal membuatmu merasakan nuansa Bali yang sesungguhnya.

Harga tiket masuk Desa Adat Penglipuran adalah Rp15.000 untuk wisatawan lokal dan Rp30.000 untuk wisatawan asing.

3. Pura Luhur Uluwatu

Pura Luhur Uluwatu adalah pura yang terletak di tebing tinggi dan menawarkan pemandangan laut yang spektakuler. Pura ini berjarak lebih kurang 25 menit dari GWK dan menjadi area yang sakral bagi umat Hindu di Bali. Setiap sore, kamu dapat menyaksikan pertunjukan tari Kecak yang di adakan di area pura bersama dengan latar belakang matahari terbenam yang indah.

Pura Uluwatu juga di kenal sebagai area yang penuh bersama dengan kera yang kerap berinteraksi bersama dengan pengunjung. Namun, harus waspada bersama dengan barang-barang pribadi karena kera-kera tersebut kadang puas mencuri. Selain menikmati keindahan pura dan pertunjukan tari, kamu juga dapat berjalan-jalan di lebih kurang pura untuk menikmati pemandangan alam yang memukau.

Harga tiket masuk Pura Luhur Uluwatu adalah lebih kurang Rp30.000 untuk wisatawan lokal dan Rp50.000 untuk wisatawan asing.

4. Taman Budaya GWK

Selain patung Garuda Wisnu Kencana, kompleks GWK juga punya taman budaya yang kerap mengadakan beraneka pertunjukan seni dan budaya. Kamu dapat menyaksikan tari-tarian tradisional Bali, musik gamelan, dan beraneka acara budaya lainnya.

Taman Budaya GWK juga punya restoran dan kafe yang menyajikan makanan khas Bali. Di taman ini, kerap di adakan acara-acara besar seperti festival musik, pameran seni, dan pertunjukan teater. Dengan beraneka kesibukan yang di tawarkan, Taman Budaya GWK menjadi area yang ideal untuk menikmati seni dan budaya Bali di dalam satu lokasi.

Harga tiket masuk GWK bervariasi, mulai dari Rp70.000 untuk anak-anak hingga Rp125.000 untuk dewasa. Untuk mempermudah kunjungan, kamu dapat belanja tiket masuk GWK lewat platform Traveloka yang kerap menawarkan promo dan disc. menarik. Dengan belanja tiket secara online, kamu dapat hindari antrean dan langsung menikmati beraneka atraksi yang tersedia di GWK.

5. Pantai Jimbaran

Pantai Jimbaran kondang bersama dengan restoran seafoodnya yang berada di tepi pantai. Terletak lebih kurang 15 menit dari GWK, pantai ini menawarkan pengalaman makan malam yang romantis bersama dengan pemandangan matahari terbenam. Kamu dapat menikmati beraneka hidangan laut segar seperti ikan bakar, udang, cumi, dan kerang sambil menikmati angin laut yang sejuk.

Di Jimbaran, kamu juga dapat menemukan pasar ikan tradisional yang menjual beraneka style ikan segar. Kamu dapat belanja ikan di pasar ini dan berharap warung-warung di lebih kurang pantai untuk memasaknya cocok selera. Selain itu, Pantai Jimbaran juga kerap di gunakan sebagai lokasi untuk upacara Melasti, upacara penyucian diri bagi umat Hindu di Bali.

Harga tiket masuk Pantai Jimbaran adalah gratis, namun harga makanan di restoran seafood bervariasi bergantung menu yang dipilih.